Tahun 2025 menandai babak baru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia, dengan integrasi teknologi yang semakin mendalam. Khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, penggabungan Deep Learning ke dalam Capaian Pembelajaran (CP) diyakini akan merevolusi cara peserta didik berinteraksi dengan bahasa, baik lisan maupun tulis.
Pendekatan ini bertujuan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya mahir berbahasa, tetapi juga cakap dalam literasi digital dan komunikasi efektif di era informasi yang kompleks.
Mari kita telaah bagaimana CP Bahasa Indonesia berbasis Deep Learning diterapkan pada Fase A (kelas 1-2), Fase B (kelas 3-4), dan Fase C (kelas 5-6) pada tahun 2025.
Deep Learning, sebagai bagian dari kecerdasan buatan, memungkinkan mesin untuk memahami, memproses, dan bahkan menghasilkan bahasa manusia dengan tingkat akurasi yang semakin tinggi. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, ini membuka potensi luar biasa:
- Personalisasi Pembelajaran Bahasa: Sistem AI dapat menganalisis pola kesalahan tata bahasa, kosakata yang kurang dikuasai, atau kesulitan pemahaman teks setiap siswa, lalu menyediakan latihan dan materi yang disesuaikan secara individual.
- Analisis Teks Otomatis: Deep Learning dapat digunakan untuk mengevaluasi tulisan siswa secara otomatis, memberikan umpan balik instan mengenai struktur kalimat, kohesi, koherensi, bahkan gaya penulisan.
- Pengembangan Keterampilan Berbicara dan Mendengar: Teknologi pengenalan suara dan sintesis suara memungkinkan latihan berbicara interaktif dan pemahaman mendalam terhadap berbagai aksen dan intonasi.
- Kreasi Konten Bahasa: AI generatif dapat membantu siswa dalam proses penulisan kreatif, mulai dari menghasilkan ide, kerangka tulisan, hingga mengembangkan variasi kalimat.
- Literasi Media Digital: Mengajarkan siswa untuk kritis terhadap informasi yang beredar di dunia maya, termasuk teks yang dihasilkan oleh AI, adalah keterampilan esensial.
Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning per Fase (Tahun 2025)
1. Fase A (Kelas 1-2 SD): Fondasi Literasi dan Interaksi Bahasa Sederhana
Pada fase ini, CP berbasis Deep Learning berfokus pada pengenalan dasar-dasar literasi dan kemampuan berinteraksi lisan maupun tulis menggunakan bantuan teknologi.
- CP Utama: Peserta didik mampu mengenal huruf, suku kata, dan kata; membaca teks sederhana; serta berinteraksi lisan dalam konteks percakapan sehari-hari dengan bantuan perangkat digital.
- Integrasi Deep Learning:
- Pengenalan Suara (Dasar): Penggunaan aplikasi edukasi yang merespons suara siswa untuk latihan pengucapan kata atau kalimat sederhana, atau memberi umpan balik jika ada kesalahan.
- Pengenalan Teks dan Gambar (Visual): Aplikasi yang dapat membaca teks dari gambar atau membantu siswa mengidentifikasi objek dalam gambar dengan label teks, meningkatkan kosa kata visual.
- Tutor Virtual Interaktif Sederhana: Aplikasi yang berperan sebagai teman bicara untuk melatih percakapan dasar atau menceritakan kembali sebuah kisah.
- Aktivitas Pembelajaran: Bermain game pengenalan huruf/kata berbasis suara, menggunakan aplikasi cerita interaktif yang bisa direspon siswa secara lisan, berlatih menulis huruf dengan umpan balik visual dari AI.
2. Fase B (Kelas 3-4 SD): Memahami Struktur Bahasa dan Pengembangan Ide
Fase ini mengembangkan pemahaman siswa tentang struktur kalimat, paragraf, dan kemampuan untuk menghasilkan ide-ide tertulis yang lebih kompleks dengan dukungan AI.
- CP Utama: Peserta didik mampu memahami ide pokok teks, menulis paragraf sederhana dengan kalimat yang padu, serta menyampaikan pendapat secara lisan dengan runtut.
- Integrasi Deep Learning:
- Analisis Tata Bahasa Dasar: Penggunaan fitur koreksi tata bahasa dan ejaan otomatis dalam perangkat lunak penulisan yang memberikan saran untuk perbaikan kalimat.
- Penyusunan Kalimat dan Paragraf Otomatis (Bantuan): Aplikasi yang menyarankan variasi kalimat atau membantu menyusun kerangka paragraf berdasarkan kata kunci yang diberikan siswa.
- Sistem Rekomendasi Teks: Berdasarkan minat baca siswa, AI merekomendasikan buku atau artikel yang sesuai, sekaligus menganalisis tingkat kesulitan teks.
- Pengenalan Emosi (Dasar): Memulai pemahaman tentang bagaimana AI dapat mencoba "mengenali" emosi dari nada suara atau ekspresi wajah dalam konteks cerita atau dialog.
- Aktivitas Pembelajaran: Menulis cerita pendek dengan bantuan AI untuk koreksi tata bahasa, berlatih berbicara di depan "audiens" virtual yang memberikan umpan balik non-verbal, menggunakan aplikasi yang merangkum teks sederhana.
3. Fase C (Kelas 5-6 SD): Kreasi, Analisis Kritis, dan Literasi Digital Lanjut
Pada fase ini, CP Bahasa Indonesia berbasis Deep Learning mendorong siswa untuk menjadi produsen konten bahasa yang kreatif, penganalisis teks yang kritis, serta memahami dampak AI dalam komunikasi.
- CP Utama: Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks (narasi, deskripsi, eksposisi) dengan struktur yang baik, menganalisis informasi dari berbagai sumber (termasuk media digital), dan menyampaikan presentasi yang persuasif.
- Integrasi Deep Learning:
- Generasi Teks Kreatif: Menggunakan AI generatif (misal: fitur AI dalam pengolah kata) untuk membantu mengembangkan ide, mencari sinonim, atau menyempurnakan gaya penulisan esai atau puisi.
- Analisis Sentimen (Dasar): Memahami bagaimana AI dapat menganalisis "sentimen" dalam teks (positif, negatif, netral) dan mendiskusikan implikasinya dalam berita atau ulasan.
- Deteksi Fakta dan Disinformasi (Bantuan): Menggunakan alat bantu AI untuk memverifikasi kebenaran informasi atau mengidentifikasi pola disinformasi dalam teks digital.
- Pengenalan Ujaran/Speech Recognition Lanjut: Melatih kemampuan presentasi dengan umpan balik AI tentang kecepatan bicara, intonasi, dan kejelasan artikulasi.
- Etika AI dalam Komunikasi: Mendiskusikan isu-isu seperti bias dalam data pelatihan AI, hak cipta karya yang dihasilkan AI, dan pentingnya atribusi.
- Aktivitas Pembelajaran: Menulis artikel berita atau cerita fiksi dengan bantuan AI, melakukan riset online dan menggunakan AI untuk menyaring informasi, membuat presentasi dengan slide yang disarankan oleh AI, serta mengadakan diskusi tentang berita palsu dan peran AI di dalamnya.
Download Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A, B dan C
Untuk mengetahui lebih jelasnya silahkan anda dapat mengunduh Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Basis Deep Learning Tahun 2025 disini
Demikian yang dapat mimin bagikan terkait Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Basis Deep Learning Tahun 2025 ini semoga bermanfaat